SIDOARJO – Liputan Warta Jatim, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo menggelar media gathering bertema “Sinergitas KPU dan Media Dalam Persiapan Masa Tenang Serta Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Serentak Tahun 2024”, bertempat di Surya Hotel and Cottages (hotel Surya), Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat dan Sabtu, (15-16/11/24).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran media dalam mengawal proses demokrasi menjelang Pemilihan Serentak 2024, khususnya di Sidoarjo.
Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adim, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antara KPU dan media dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat selama proses Pemilu.
“Peran vital media dalam memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik harus akurat, bertanggung jawab, dan bebas dari berita hoaks atau ujaran kebencian,” tegasnya.
Dengan adanya media gathering ini, diharapkan mampu mencegah penyebaran berita hoaks, menjaga kondusivitas ruang digital selama proses pemilu, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses demokrasi dan mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui pemberitaan rekan – rekan media semua.
“Pentingnya literasi digital dan partisipasi aktif dari media dalam mengawasi jalannya pemilu adalah kunci agar pemilu serentak dapat berlangsung dengan baik dan sesuai aturan,” tambahnya.
Fauzan menggarisbawahi bahwa, media memegang peran krusial sebagai sumber informasi yang akurat dan terpercaya bagi publik selama masa tenang, pemungutan suara, hingga penghitungan suara.
Ketua IJTI Korda Sidoarjo, Pramono Putra, yang hadir sebagai narasumber mengatakan, peran media diantaranya; meluruskan berita-berita yang bohong atau hoax, dan meningkatkan pemahaman masyarakat.
Peran media dalam pilkada sangat penting untuk menjamin transparansi, akuntabilitas dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
“Yang utama penyedia informasi yang objektif, bertanggung jawab dan memberikan informasi yang akurat dan faktual,” tegas Pramono, pria bertubuh tambun tersebut.
“Media juga sebagai pemantau Pemilu, alat untuk pengawasan pelaksanaan Pemilu yang ideal, dan ketiga penegak keadilan, memberitakan bentuk pelanggaran dan kecurangan dalam pelaksanaan pemilu,” pungkas Pram, biasa disapa.
Sementara itu, Koordinator Divisi Sosdiklih SDM dan Parmas KPU Sidoarjo, M. Yasin, mengatakan, dengan dukungan dari media KPU berharap lebih mudah meminimalisir penyebaran informasi yang keliru, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
Kegiatan dihadiri oleh ratusan wartawan dari berbagai media, baik cetak, elektronik, maupun online, dimana kegiatan tersebut menjadi forum diskusi penting antara KPU dan media dalam mensukseskan gelaran Pilkada Serentak di Sidoarjo, khususnya menjelang tenang. (Asmaul)