Beranda Artikel PROF. SUTAN : PEMERINTAH RI HARUS MENOLONG ANAK ANAK PALESTINA MELALUI PIHAK...

PROF. SUTAN : PEMERINTAH RI HARUS MENOLONG ANAK ANAK PALESTINA MELALUI PIHAK KETIGA

81
0

Bogor – Liputan Warta Jatim Kondisi memburuk di banyak tempat di palestina terutama anak-anak. Kesulitan air sehat untuk meminum dan kesulitan makanan yang layak adalah perjalanan detik demi detik waktu bagi masyarakat di penampungan atau di wilayah perang.

Pemandangan yang menyedihkan adalah melihat anak-anak memakan rumput liar setiap hari atau memakan batang pohon kaktus.

Tidak ada lagi makanan yang bisa diperoleh.

Ketakutan keluar dari tempat perlindungan akibat tembakan dan serangan Bom selalu mengarah pada anak-anak bukan lagi rahasia.

Anak-anak Palestina adalah target tentara Israel.

Bahkan anak anak yang sedang mengambil rumput liar di lapangan untuk sekedar mengganjal rasa lapar bila terlihat tentara Israel maka anak-anak di tangkap. Sehingga hilang tidak ada lagi kabarnya. Entah dibunuh dimana anak-anak yang ditangkap.

Upaya mengirimkan bantuan makanan minuman dan obat selalu di gagalkan oleh tentara Israel. Kelaparan memang di inginkan oleh tentara Israel untuk anak anak Palestina. Agar tujuan membantai habis anak-anak Palestina tercapai.

Upaya memberikan bantuan lewat udara sering gagal karena tidak mendapatkan ijin. Akhirnya menjadi zona kematian terbesar untuk anak anak Palestina selama 6 bulan ini.

Tidak ada lagi yang bisa melindungi anak-anak Palestina dari tindakan pembantaian penculikan dan pembunuhan secara kejam yang di lakukan oleh pihak tentara Israel

Tuduhan kepada tentara Israel yang mencuri organ tubuh rakyat Palestina menjadi sangat serius karena sering ditemukan organ tubuh yang tidak utuh lagi di curi.

Upaya menghentikan perang sudah gagal

Baca Juga :  *Dukung Asta Cita Polres Pasuruan Kota Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Si Boni* KOTA PASURUAN - Dalam rangka mendukung program Pemerintah terkait ketahanan pangan Nasional, Polres Pasuruan Kota melaunching Si Boni (Polisi Bolo Petani). Melalui Si Boni, Polres Pasuruan Kota akan rutin melaksanakan Patroli dialogis langsung dengan petani untuk mendengarkan aspirasi, serta memberikan arahan tentang pentingnya menjaga kesuburan lahan dan hasil panen. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, mengatakan dengan program Si Boni nantinya masyarakat dapat menyampaikan keluhan maupun permasalahan yang ada terkait pertanian. “Dengan adanya Program Si Boni ini, kami berharap para petani merasa lebih aman dan nyaman dalam bekerja, tanpa khawatir akan gangguan atau masalah Kamtibmas yang lain," ujar AKBP Davis Busin Siswara, Selasa (5/11). Ia mengatakan pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu tujuan Program Presiden RI Prabowo Subianto yaitu Asta Cita. Kapolres Pasuruan Kota juga menekankan bahwa keamanan wilayah pertanian merupakan bagian dari upaya untuk mencapainya. "Keamanan dan ketahanan pangan berjalan beriringan, jika petani aman, ketahanan pangan pun akan terjaga.”kata AKBP Davis. Melalui Si Boni ini juga kata AKBP Davis, pihaknya akan segera mencarikan solusi jika ada kendala bagi petani maupun nelayan. AKBP Davis Busin menegaskan bahwa program Si Boni akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan Polres Pasuruan Kota terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. “Kami akan terus mendorong dan mendukung para petani untuk menjaga swasembada pangan, baik dari sisi keamanan maupun peningkatan produktivitas," tegasnya. Kapolres Pasuruan Kota juga mengajak seluruh masyarakat agar turut serta berperan dalam menjaga ketahanan pangan demi kesejahteraan bersama. Program Si Boni ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan lokal, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara Polres Pasuruan Kota dengan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas dan keamanan wilayah pertanian di Pasuruan semakin terjaga, sehingga para petani bisa fokus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi warga Tani dan Nelayan. Sementara itu Sodiq salah seorang petani mangga dan pepaya yang turut hadir, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kegiatan yang dilakukan oleh Polres Pasuruan Kota melalui program Si Boni. Ia mengungkapkan bahwa dengan adanya Si Boni, para petani merasa lebih diperhatikan dan dilindungi karena lebih dekat dengan aparat Kepolisian. Program Si Boni menurut Sodiq sangat positif dan diharapkan terus berlanjut. "Polres Pasuruan Kota betul-betul memperhatikan kami dan membuat kami merasa terbantu karena aspirasi atau keluhan kami dicarikan solusi melalui program Si Boni," ucap Sodiq. (*)

Upaya menciptakan keamanan bagi anak-anak sudah punah

Upaya keadilan terwujud juga gagal.

Hukum rimba terjadi tiap hari. Siapa yang kuat dia yang menang.

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal S.H., M.H. menyampaikan kepada media Rabu (05/06/2024).

Bahwa saat ini kita semua sedang di pertontonkan oleh fakta gagalnya seluruh para pemimpin di negara manapun di dunia ini untuk mewujudkan perdamaian.

Bila darah dan air mata masyarakat Palestina mengalir ke semua sungai di wilayah Timur Tengah. Tidak akan juga bisa menghentikan perang.

Menjadi ajang Hukum Rimba adalah hal yang benar di wilayah Timur Tengah sudah terjadi selama 60 tahun lebih.

Inilah ujian terbesar bagi masyarakat di Timur Tengah. Tutup mata membiarkan rakyat Palestina di habisi (Genosida). Kemudian menjadi negara negara yang di taklukkan israel. Bahkan hubungan diplomatik sudah di lakukan para pemimpin Arab ke Israel. Adalah bukti takutnya kepada Israel.

Negara Arab yang masih mampu membantu Palestina saat ini adalah kekuatan yang tidak berimbang. Israel di dukung NATO dan USA.

Menjadi pelajaran yang harus di pahami oleh seluruh negara negara ASIA. Bahwa hukum rimba sudah menjadi pilihan negara negara adidaya. Maka untuk menciptakan ASIA aman dari penjajahan. Maka perlu di kaji ulang masih perlukah negara negara ASIA ikut bergabung bersama PBB. Perang tidak bisa di hentikan oleh PBB karena di dalamnya di kuasai Israel dan USA.

Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal meminta kepada pemerintah RI mengamankan Palestina dengan menggunakan pihak ke tiga agar bantuan makanan, air minum, obat obatan bisa masuk untuk anak-anak Palestina setiap hari. Selalu ada jalan bila diplomatik RI mau meminta negara negara yang berdekatan dengan Palestina membuka pintu pintu perbatasannya. Rumah Sakit harus kembali berfungsi dan menolong secara optimal guna para Dokter bisa menolong korban tragedi Perang. Rumah Sakit harus berfungsi bekerja dan menjadi tempat yang aman.

Baca Juga :  Jalin Persatuan Dan Kesatuan, Kodim 0808/Blitar Laksanakan Komsos Dengan Komponen Masyarakat

Tentara persatuan Dunia harus turun tangan menjaga anak-anak Palestina dan para orang tua agar bisa di ungsikan. Mau menunggu apalagi atas dasar kemanusiaan RI mampu melaksanakan ini semua.

Selalu ada peluang dan kemampuan RI sebagai jembatan untuk membantu masyarakat Palestina bila hal ini di lakukan. Atas dasar kemanusiaan semua pintu pintu perbatasan negara negara Arab harus di buka selama terjadi perang agar para korban bisa mengungsi.

RI sebagai Negara yang mengutamakan perdamaian dan kemerdekaan adalah Hak seluruh Bangsa sesuai UUD 1945. Tidak boleh kalah dan mengalah kepada pihak manapun agar tidak terjadi GENOSIDA kepada masyarakat Palestina.

RI adalah bangsa yang besar dan mampu menciptakan kembali keamanan dan perdamaian di Palestina atas dasar kemanusiaan. Tidak ada alasan RI tidak mampu.

Hubungan baik antara RI dengan negara negara di Timur Tengah harus di pertajam dengan mendorong semua para pemimpin negara di dekat Palestina agar membuka pintu dan mengamankan semua bentuk gerakan pertolongan atas dasar Kemanusiaan sesuai amanat pada Pancasila

Penulis : PROF,DR,KH SUTAN NASOMAL SH,MH.