Cilacap – Liputan Warta Jatim, Bertempat di “TAMARIS KAFE” yang sekaligus “Taman Anggur, RT.03 RW.05, Jalan Tambak Udang, Desa Karanganyar, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari ini (sabtu, 26/10/2024( “Deklarasi Petani se-Kabupaten Cilacap pendudung Syamsul-Ammy dalam pilkada Bupati, masa bakti 2024-2029 dilaksanakan.
Hadir dalam acara tersebut, Syamsul Aulia Rohman (Calon bupati Cilacap) bersama Team Suksesnya,, Sudarso selaku Kordinator Petani se-Kabupaten Cilacap, berikut 269 Kelompok Tani yang terdiri dari PHC (Petani Hotic Cilacap) berikut KWT (Kelompok Tani Wanita) dengan ribuan anggotanya dan beberapa anggota PP dan Linmas desa setempat serta Panwas dari Kecamatan Adipala.
Dalam pernyataanya Sudarso menegaskan jika mewakili para petani, dirinya tidak minta apapun, hanya memohon agar dipermudah dalam bantuan, khususnya pupuk yang sekaligus didukung dengan regulasinya.
“Semoga tatkala menjabat, beliau akan amanah sehingga para petani harus tetap solid dan berkomitmen mendukung Syamsul agar bisa terpilih sebagai Bupati Cilacap masa bakti 2024-2029, “tegasnya.
Sementara salam sambutanya Syamsul Aulia Rohman memaparkan berbagai program andalanya.
“Kita berkumpul di sini dalam rangka silaturahmi, sehingga setiap tetes keringat yang dikucurkan akan memiliki nilai ibadah, “kstanya seraya menambahkan bahwa dirinya anak orang tani, yang berasal dari Kawunganten, sehingga sudah selayaknya dianggap sebagai “Wonge dewek”.
Lebih lanjut Syamsul menegaskan jika salah satu keluhan petani adalah kurangnya ketersediaan pupuk, akibat sistem data petani yang ada sekarang didasarkan kepada data petani pemilik lahan, bukan data petani penggarap.
Menurutnya, selain dikeluarkanya Kartu Tani Penggarap, pemerintah perlu membentuk satgas untuk memberantas mafia pupuk dan melakukan evaluasi serta pengawasan terhadap “Distributor maupun Pengecer” yang menyalah-gunakan pupuk, yang kemudian langsung ditindak tegas tanpa pandang bulu, “tegasnya.
Adapun menanggapi tuntutan masyarakat, terkait pemerintah yang bebas & bersih dari korupsi, secara tegas, Syamsul menyampaikan komitmenya, bahwa tatkala terpilih dirinya tidak akan jual beli jabatan, tidak akan jual beli proyek dan tidak akan korupsi dan gratifikasi serta tidak akan menaikan pajak semaunya sendiri, mengingat kenaikan pajak itu kewenangan bupati.
Sementara menanggapi adanya keluhan masyarakat akibat tingginya pajak, secara “Diplomatis” Syamsul menjelaskan bahwa mestinya, tatkala Bupati punya banyak program, namun tidak ter-“COVER” oleh anggaran, maka negara harus hadir, namun tidak dengan serta merta menaikan pajak.
“Tatkala terpilih Syamsul-Ammy akan berusaha meningkatkan pendapatan Kabupaten Cilacap melaluhi peningkatan dan optimalisasi Usaha Daerah (perusda).
Diakuinya, pajak itu tidak mungkin dihapuskan, namun bagaimana sebagai seorang Bupati berupaya untuk melakukan terobosan dengan mengambil kebijakan “Gratis berkeadilan”.
Bahkan salah satu program andalan lainya, “Syamsul menambahkan, dirinya akan meningkatkan insentif RT-RW, Guru Ngaji termasuk BPD dan Linmas, menyusul akan dilakukanya peningkatkan kemandirian perempuan, melaluhi pelatihan dengan dialokasikanya anggaran untuk bahan baku berikut pemasaran hasil produksinya.
“Nantinya, tatkala terpilih, Syamsul-Ammy akan melakukan program peningkatan infrastruktur Desa termasuk seni-budaya dengan cara mengalokasikan tambahan anggaran sebesar rp.200 juta tiap desa melaluhi bansus bupati-wakil bupati”.
“Barometer” politisi yang “PEDULI” adalah mengalokasikan uang pribadi untuk masyarakat.
“Klo ada pejabat terpilih mengalokasikan anggaran untuk masyarakat, itu merupakan kewajiban.
Namun tatkala ada pejabat yang mengalokasikan uang pribadi untuk masyarakat dan desa itu baru merupakan kepedulian, mengingat konsekwensi seorang politisi itu harus memberikan kontribusi untuk masyarakat
Pada kesempatan itu, Syamsul juga memaparkan 3 hal, sehingga dirinya maju sebagai calon Bupati dalam Pilkada 2024 yaitu : dukungan dari keluarga besar & masyarakat, serta mendapat dukungan penuh dari sebagian para purnawirawan pemda Cilacao berikut mendapat dukungan dari para Kyai.
Menanggapi terkait biaya pendidikan, Syamsul menegaskan jika salah satu program unggulan lainya adalah “Optimilisasi pendidikan melaluhi penambahan alokasi dana pendamping bos.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan sumbangan suka-rela yang selama ini dibebankan terhadap orang tua/wali murid”, sehingga seluruh anak bangsa bisa menikmati dan mendapatkan Akses Pendidikan demi terwujudnya SDM yang handal.
Di jelaskanya, satu-satunya Bupati dan wakil bupati yang mumpuni dan berpengalaman, hanyalah Syamsul-Ammy karena memiliki basic pendidikan formal S3 dan S2.
“Selain dirinya pernah menjabat Wakil Bupati Cilacap, selama 5 tahun, Ammy-pun merupakan mantan politisi (anggota DPR-RI) dan sekaligus seorang Ahli Hukum.
“Itulah indikator, “Syamsul-Ammy” merupakan calon yang cerdas dan berpengalaman”.
Diharapkanya, dalam kontestasi pilkada Cilacap 2024, dirinya menghimbau agar jangan sampai saling menjelek-jelekan, karena semua calon yg ada itu baik.
Namun Syamsul dan Ammy adalah yang terbaik sehingga jangan sampai kita terpengaruh dengann isu minor yang dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggung-jawab, demi menjatuhkan kredibilitasnya.
Dipaparkanya, mekanisme dalam pencoblosan itu ada 4 tahap yaitu :
Nomor satu-dibuka,
Nomor dua-dilihat dan
Nomor tiga-dicoblos adapun yang terakhir
Nomor empat-dilipat, ” pungkasnya.
Adapun deklarasi yang terucap oleh ribuan petani se-Kabupaten Cilacap
“Kami petani se-Kabupaten cilacao siap mensukseskan dan memenangkan Syamsul-Ammy menjadi Bupati Cilacap periode 2024-2029”.(Meri mariana)