Beranda TNI-POLRI Dandim Boyolali Beri Materi Wasbang Mahasiswa UBY

Dandim Boyolali Beri Materi Wasbang Mahasiswa UBY

63
0

Boyolali – Liputan Warta Jatim, Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S.Pd.M.Han. memberikan materi Bela Negara kepada mahasiswa di Universitas Boyolali juga tentang kemajuan teknologi dan informasi global yang menjadi tantangan besar bagi generasi muda. Jumat Sore ( 06/09/24)

Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S.Pd.M.Han diawal materinya mengajak para Mahasiswa untuk mengingat kembali tentang sejarah perjuangan dan masa-masa kelam bangsa Indonesia yang telah dilalui.

“Pentingnya bagi generasi penerus bangsa untuk mengetahui sejarah perjalanan bangsa Indonesia, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah bangsanya dan yang menghargai pahlawannya,” tegas Dandim.

Sejarah Panjang Bangsa Indonesia menunjukkan bahwa kita telah menghadapi berbagai cobaan, dari kolonialisme hingga pemberontakan, namun kekuatan kita terletak pada semboyan Bhineka Tunggal Ika. Keberagaman adalah kekuatan kita, dengan semua tantangan di depan, kita sebagai anak bangsa harus siap menghadapinya dengan kekuatan dan kesatuan.

Baca Juga :  *Tim Jibom Gegana Polda Jatim Lakukan Sterilisasi di Sejumlah Gereja Jelang Ibadah Natal* SURABAYA - Sejumlah Gereja yang ada di 39 satuan wilayah Polda Jatim dilakukan sterilisasi oleh Tim Jibom Gegana Polda Jawa Timur menjelang ibadah Natal. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan Gereja - gereja di seluruh wilayah Jawa Timur yang akan dipakai untuk beribadah Umat Kristen memperingati hari Natal tersebut benar - benar aman. Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan kegiatan sterilisasi ini adalah bagian dari pelayanan aparat kepolisian dalam Operasi Lilin Semeru 2024. "Polda Jatim bersama jajaran yang ada diwilayah melaksanakan sterilisasi Gereja dan juga melakukan pengamanan saat ibadah Natal nanti," kata Kombes Pol Dirmanto. Kabidhumas Polda Jatim ini juga menegaskan, bahwa sterilisasi Gereja - gereja di setiap wilayah Jawa Timur adalah bentuk komitmen Polda Jatim menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam hal ini umat Kristen yang akan melaksanakan ibadah Natal. Sterilisasi Gereja lanjut Kombes Pol Dirmanto juga melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda Jatim. Selain itu juga anjing pelacak milik Unit K9 yang ada di satuan fungsi masing - masing Polres, Polresta maupun Polrestabes. Dikatakan oleh Kombes Dirmanto, proses sterilisasi mencakup pemeriksaan detail di dalam dan sekitar area Gereja dengan menggunakan peralatan deteksi modern, termasuk alat pendeteksi bahan peledak dan metal detector. “Kami ingin memastikan setiap Gereja yang ada di Jawa Timur bebas dari potensi ancaman dan jemaat bisa menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk,” ujar Kombes Dirmanto. Kabidhumas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas dalam Operasi Lilin Semeru 2024 menambahkan, sterilisasi ini dilakukan secara cermat dan terkoordinasi dengan pihak gereja. "Tim juga memastikan semua area penting, termasuk altar, ruang jemaat, dan akses masuk, dalam kondisi aman,"kata Kombes Dirmanto. Selain sterilisasi, Polda Jatim melalui satuan wilayah juga akan menempatkan personel di setiap gereja yang akan menggelar ibadah Natal. Pengamanan ini melibatkan sinergi antara TNI-Polri dan elemen masyarakat. Kombes Pol Dirmanto menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan hal-hal mencurigakan kepada petugas di lapangan. "Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan perayaan Natal 2024 di seluruh Jawa Timur dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kebahagiaan,pungkas Kombes Dirmanto. (*)

Dandim mengatakan ancaman global saat ini meliputi ketegangan geopolitik terkait sumber daya alam, seperti potensi konflik yang bisa mempengaruhi keamanan global, termasuk negara kita yang memiliki kekayaan alam yang besar, seperti sumber daya nikel.

“Negara kita menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman dari hoax dan perpecahan yang mungkin timbul antara agama dan suku. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.

Dirinya juga menyebutkan, menjadi seorang pemimpin yang baik memerlukan pengalaman, sikap yang kuat, dan dedikasi. Pihaknya menekankan mahasiswa harus siap bersaing dalam dunia kerja yang semakin ketat dengan memiliki keterampilan yang relevan.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 0808/18 Panggungrejo Bantu Renovasi Rumah Warga Kurang Mampu

Selain itu, Dandim juga mengajak mahasiswa untuk tidak terpengaruh oleh lingkungan negatif, terus belajar, dan mewujudkan cita-cita dengan penuh semangat.

“Masa depan ada di tangan generasi muda. Persiapkan diri dari sekarang untuk menghadapi tantangan yang akan datang, dan terus berjuang untuk meraih impian,” cetusnya.

Pihaknya juga mengharapkan agar generasi muda dapat menanamkan semangat bela negara dan meningkatkan kesiapan mahasiswa baru dalam menghadapi era digital yang penuh tantangan.

(Agus Kemplu/NH)