Beranda Ekonomi Bapenda Cilacap Gelar Pajak Daerah Award Kabupaten Cilacap Tahun 2024

Bapenda Cilacap Gelar Pajak Daerah Award Kabupaten Cilacap Tahun 2024

84
0

Cilacap – Liputan Warta Jatim, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cilacap menggelar Pajak Daerah Award Kabupaten Cilacap 2024.

Dalam kegiatan itu Bapenda memberikan penghargaan (Award) kepada wajib pajak kategori jenis pajak hotel, restoran, BUMN dan BUMD serta perusahaan dari Pemda.

Diharapkan dengan penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat wajib pajak taat dan tepat waktu bayar pajak.

Penyerahan Award yang dilaksanakan di hotel Aston Cilacap dibagi menjadi 22 jenis, dan satu jenis ada 3 kategori, sehingga ada 66 jenis Award, Jumat (15 November 2024).

Ditemui usai acara, Pj Bupati Cilacap Mohamad Arief Irwanto yang didampingi Kepala Bapenda, Arida Puji Hastuti mengajak wajib pajak agar taat dan tepat waktu membayar pajak. “Mudah mudahan makin banyak orang yang bayar pajak dengan taat terutama di PBB,” jelasnya.

Untuk PBB sendiri, lanjut dia, baru dua kecamatan yang sudah lunas. Ada 155 desa yang sudah lunas, dan masih tersisa 129 desa yang belum bayar pajak.

Baca Juga :  Antusias Ribuan Warga Serbu Pasar Sembako Murah di Polres Malang Jelang Ramadhan

“Sebenarnya batas waktu pembayaran pajak tanggal 31 September, jadi jika melewati akan kena denda karena sudah lewat. Jadi kalau dalam permainan sepak bola kena injury time,” tandasnya.

Menurut M.Arief, problem di PBB bukan orang yang tidak mau bayar, tapi orangnya tidak ditempat. “Mungkin ada yang punya rumah di Cilacap tapi tinggal di Jakarta atau di tempat lain sehingga susah cari. Mungkin juga pindah tangan, sudah dijual ke ini, ternyata barangnya tadi namanya masih pemilik yang lama. Problem problem ini saya baca ya ternyata rumit juga, tidak segampang itu, karena mereka tidak mau bayar tapi orangnya tidak diketemukan,” bebernya.

Soal bagaimana pendekatannya, ucap dia, nanti Bu Kepala Bapeda yang menjelaskan secara teknis. “Itu teknis sekali. Kalau yang memang sudah jelas indentitasnya ya bayar pajak itu bagian penting, sehingga uangnya bisa kita pakai perbaiki jalan, lampu, dan kegiatan kegian lain yang mendukung seperti pemberdayaan,” katanya.

Baca Juga :  Kapolda Jatim dan Pj.Gubernur Launching Benih Jagung Merk Bhayangkara di Blitar

Kepala Bapenda Kabupaten Cilacap, Arida Puji Hastuti menambahkan, agar masyarakat itu memiliki kesadaran untuk membayar pajak, karena pajak itu sifatnya wajib, jadi keharusan.

“Kita berusaha menggunakan pendekatan pendekatan yang lebih smooth atau kekeluargaan,” ucapnya.

Mengenai target pajak, menurut Arida, setiap tahun target selalu meningkat, karena selalu ditarget oleh Pemda untuk pendapatan daerah, tahun ini meningkat sekitar Rp. 800 miliar. Sedangkan tahun sebelumnya sekitar Rp. 785 Miliran.

“Tahun depan tantangan bagi kami, karena meningkat sekitar Rp. 1 triliyun. Mudah mudah tercapai dengan dukungan semua lapisan masyarakat,” jelas Arida.

Ia mengimbau kepada wajib pajak agar taat dan tepat waktu bayar pajak dengan kesadaran sendiri. “Tidak perlu dengan pemaksaan, denda dan teguran. “Jadi memiliki kesadaran, ini memang saatnya membayar pajak. Ayo kita nabung untuk bisa membayar pajak,” katanya. W1D