Beranda TNI-POLRI Upacara Serah Terima Jabatan (sertijab) Kasat Lantas di Aula Wira Pratama Mapolres...

Upacara Serah Terima Jabatan (sertijab) Kasat Lantas di Aula Wira Pratama Mapolres Enrekang dipimpin oleh Kapolres Enrekang

53
0

METRO ONLINE Kapolres Enrekang Polda Sulsel AKBP Dedy Surya Darma, S.IK memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Lantas di Aula Wira Pratama Mapolres Enrekang, Senin 09/12/24. Pagi

Dalam sertijab tersebut AKP Bakri Kasat Lantas Polres Enrekang dimutasikan ke PJR Polda Sulsel Posisinya akan diisi oleh IPTU Tandiapun Pasiangan, SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurbinopsnal Satlantas Polrestabes Makassar

Upacara sertijab Kasat Lantas Polres Enrekang ini diikuti seluruh Pejabat Utama Polres Enrekang, para Kapolsek jajaran, para Perwira dan Bintara Polres Enrekang Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Enrekang, serta para Pengurus Bhayangkari Cabang Enrekang.

Dalam sambutannya, Kapolres Enrekang AKBP Dedy Surya Darma, S.IK menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan oleh AKP Bakri selama menjalankan tugas dan jabatan sebagai Kasat Lantas Polres Enrekang.

Baca Juga :  *Pj. Wali Kota Malang Apresiasi Turnamen Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024* KOTA MALANG – Pertama kali di Indonesia sebuah kompetisi sepak bola amputasi di gelar oleh Polresta Malang Kota di Lapangan Stadion Gajayana, Minggu (16/06/2024). Kompetesi yang memperebutkan Piala Kapolresta Malang Kota Cup 2024 tersebut diinisiasi oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke – 78. Kombes Pol Budi Hermanto yang dikenal juga sebagai Bapak Disabilitas itu mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kaum difabel untuk menunjukan bakat mereka. Kompetisi yang bertajuk Fourfeo Sepakbola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 ini diikuti oleh 4 tim dari 4 wilayah di Jawa Timur yaitu Malang Raya, Surabaya, Jember dan Madura. Pertandingan Fourfeo itu juga telah disiapkan secara matang oleh Panitia, termasuk dari segi keselamatan. “Alhamdulillah, seluruh peserta tiba di Kota Malang dengan keadaan selamat dan bertanding secara sehat," ungkap Kombes Budi Hermanto. Sementara itu Pejabat ( Pj) Wali Kota Malang Dr.Ir. Wahyu Hidayat,MM yang menyaksikan pertandingan tersebut bersama Dandim 0833/Kota Malang,Letkol Arm.Aris Gunawan,M.Han memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang diinisiasi Polresta Malang Kota itu. “Ini luar biasa, kita akan mendukung penuh sepak bola amputasi karena memang teman – teman difabel ini bukan hanya berolahraga tapi bisa memupuk kebersamaan dan diberi kesempatan untuk menunjukan kemampuan mereka di bidang olahraga,”kata Wahyu Hidayat. Pj.Wali Kota juga mengatakan bahwa pihaknya telah berpesan kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet terutama dalam pembinaan. “Saya apresiasi Polresta Malang Kota atas ide pertandingan olahraga sepak bola Amputasi ini dan bukan tidak mungkin kedepannya pemerintah Kota Malang akan memfasilitasi atlet difabel untuk menemukan bibit – bibit atlet sepak bola amputasi,”pungkas Pj.Wali Kota Malang. Pertandingan yang dilaksanakan sebanyak 6 sesi dengan durasi 2 Ă— 15 menit ini berlangsung secara aman dan kondusif. Adapun urutan dari setiap peraih penghargaan diantaranya Persaid Jember dengan 7 poin sebagai pemenang juara pertama dan mendapatkan uang pembinaan senilai 7,5 juta. Kemudian posisi kedua diduduki oleh Persas Surabaya dengan 6 poin membawa pulang uang pembinaan senilai 5 juta, posisi ke 3 ditempati sang tuan rumah Persama Malang dengan 2 poin dan membawa uang pembinaan sejumlah 2,5 juta. Sedangkan yang datang dari jauh Persam Madura membawa pulang kategori Fair Play senilai 2 juta. Ketua Persama, Sueb (52) merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolresta Malang Kota yang bersedia memberikan seluruh dukungan baik segi materil dan moril dalam penyelenggaraan Fourfeo ini. "Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Budi Hermanto atas seluruh sumbangsih dalam pelaksanaan kompetisi ini,”ungkap Sueb. Ia berharap semoga kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh institusi Polri ini dapat berlangsung kembali di lain waktu dan dapat dicontoh oleh instansi lain. (*)

Menurut Kapolres, jabatan itu adalah amanah, dimanapun bertugas akan selalu memberi ilmu yang bermanfaat dan kepemimpinan yang baik sehingga menciptakan keberkahan dalam pelaksanaan tugas.

Pergantian jabatan dalam jajaran Kepolisian merupakan hal yang wajar sebagai wujud penyegaran organisasi Polri, Berikan pelayanan yang terbaik kepada Masyarakat serta terus berupaya untuk menumbuhkan kepercayaan Polri di Masyarakat, pungkasnya.

Kepada IPTU Tandiapun Pasiangan, Kapolres menyampaikan sejumlah pesan yang pada intinya mampu melakukan terobosan bersifat inovatif yang dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan Sumber Daya Manusia Personel sehingga dinamika dalam organisasi mampu dihadapi dengan baik, terangnya.

“Segera menyesuaikan diri dan kenali ruang lingkup ditempat tugas baru, kenali tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan kenali adat istiadat serta karakteristik Masyarakat, karena Masyarakat adalah mitra Polri,”ujar Kapolres.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Banyuwangi Atur Ratusan Kendaraan Bermotor yang menumpuk di Jalan Raya Situbondo, Akibat Cuaca Buruk

“Saya atas nama pimpinan Polres Enrekang beserta staf dan bhayangkari mengucapkan selamat dan sukses kepada pejabat lama maupun yang baru” tutup Kapolres.

Penulis : Muh Sain/baramakassar