Beranda Kabar Jatim Asah Kemampuan, Personil Polresta Banyuwangi Gelar Latihan Menembak

Asah Kemampuan, Personil Polresta Banyuwangi Gelar Latihan Menembak

59
0

 

liputanwartajatim.com ll banyuwangi –  Guna meningkatkan kemampuan anggota dalam menggunakan senjata api (senpi), jajaran Polresta Banyuwangi melaksanakan latihan menembak sasaran.

Latihan yang telah dijadwalkan berkala ini, di laksanakan di lapangan Polsek Licin kabupaten Banyuwangi, Kamis (22/8/2024).

Kegiatan menembak ini dipimpin oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nanang Haryono, S.H., SI.K., M.Si yang diwakili Kabag SDM Kompol Indah Citra , Para Kabag, Kasat dan Kapolsek serta anggota Polresta Banyuwangi yang memegang senpi atau yang akan bermohon memegang senpi.

Senior Polwan Polresta Banyuwangi selaku Kabag SDM Kompol Indah Citra mengatakan latihan menembak ini, merupakan kegiatan yang sudah terjadwal dilingkungan Polresta Banyuwangi yang sudah direncanakan dan dijadwalkan oleh Bag SDM.

Baca Juga :  Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Demi Beri Jaminan Perlindungan Kaum Buruh Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembentukan Desk Ketenagakerjaan. Pembentukan desk ini diharapkan bisa menjadi salah satu wadah untuk menyelesaikan sengketa industri, serta sengeketa tenaga kerja antara perusahaan dan tenaga kerja. Jenderal Sigit mengemukakan, Desk Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk keberpihakan Polri terhadap permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan yang selama ini selalu terjadi. Persoalan-persoalan yang muncul pun tak terlepas dari kondisi dan dinamika global. “Dan tentunya dengan desk ini kita harapkan bahwa ada saluran bagi rekan-rekan tenaga kerja, rekan-rekan buruh untuk menyampaikan apa yang selama ini menjadi keluhannya,” ungkap Kapolri di Rupatama, Senin (20/1/25). Menurutnya Kapolri, desk ini akan bekerja mulai dari menerima laporan, melaksanakan gelar, dilanjutkan dengan mediasi. “Dan kalau kemudian ini juga tidak terjadi maka pilihan penegakan hukum sebagai ultimum remedium,” ujar Jenderal Sigit. Dengan adanya desk ini, ujar Kapolri, diharapkan bisa menjadikan kaum buruh dan tenaga kerja semakin terlindungi. Selain itu, diharapkan desk ini dapat menciptakan lingkungan industri yang sehat dan membawa Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi 8% ke depannya. Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengaku mendukung penuh pembentukan Desk Ketenagakerjaan ini. Ia bahkan mengapresiasi Polri atas pembentukan desk tersebut. “Ini adalah suatu kolaborasi yang luar biasa dan ini memang yang diharapkan oleh pak presiden kepada semua stakeholders, kementerian bagaimana kolaborasi itu harus ada,” ungkapnya. Desk Ketenagakerjaan Polri ini, ujarnya, menjadi satu bagian dari sebuah ekosistem utuh bagaimana wujud negara hadir. Hal ini pun semata-mata demi mewujudkan ketenangan kepada pekerja dan memberikan kepastian hukum.

Lebih lanjut Kabag SDM menerangkan Tujuan dari latihan ini untuk meningkatkan kemampuan anggota Polresta Banyuwangi, khususnya dalam menggunakan senpi laras pendek.” Ujarnya

“Latihan ini juga dimaksudkan untuk meminimalisasi pelanggaran serta kesalahan prosedur penggunaan senpi selama anggota bertugas di lapangan”, Tandas Kompol Indah

Menggunakan senpi ini tidak terjadi salah tembak atau kesalahan prosedur lainnya, yang dapat terjadi karena minimnya kemampuan anggota dalam menggunakan senpi. ” Terangnya

“Meski bukan di lingkungan Polresta Banyuwangi, kejadian salah tembak, salah prosedur hingga senjata hilang masih dapat terjadi karena minimnya kemampuan anggota polisi,” imbuh Kompol Indah.

Perwira Logistik kasubag Faskon Ipda Julianto mengatakan Latihan ini tujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam menggunakan senpi, Hal ini disesuaikan dengan keterbatasan amunisi. ” Ujarnya

Baca Juga :  Rangkul Jukir, Satlantas Polres Mojokerto Kota Berikan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Lebih lanjut Kasubag Faskon ini menambahkan bahwa latihan ini penting dalam mendukung tugas-tugas anggota di lapangan.

Untuk latihan kali ini, para peserta melaksanakan latihan menembak dengan senjata api laras pendek, menggunakan senpi jenis Refolver dan HS.” Terang Ipda Yuli

“Untuk anggota yang tidak memegang senpi disediakan senjata. Anggota yang memegang senjata selama bertugas diharuskan menggunakan senpi masing- masing,” tutup Ipda Yuli(red)